Sejarah Menurut Wilayahnya

Sejarah Menurut Waktunya
Sejarah Menurut Waktunya

Sejarah Menurut Wilayahnya

Sejarah Menurut Wilayahnya
Sejarah Menurut Wilayahnya

Sejarah itu bisa terjadi dalam lingkup lokal

nasional atau regional dan global. Tergantung seberapa penting dan besarnya pengaruh yang diberikan oleh peristiwa yang menjadi sejarah tersebut. Bisa jadi sesuatu yang terjadi sangat lokal tetapi menjadi sesuatu yang menjadi sangat global karena pengaruhnya yang begitu besar, misalnya revolusi Prancis pada abad ke 18.

Sejarah lokal adalah

sejarah yang terjadi dan berimplikasi pada cakup lokal saja. Yakni sebesar kabupaten/kota atau provinsi dalam sebuah negara nasional. Lokal atau nasional ini memang sangat dipengaruhi oleh kondisi hari ini yang membagi wilayah dunia dalam sekup-sekup nation. Jadi, pembagian lokal ini sangat didasari oleh perspektif politik yang ada waktu itu. Misalnya ketika terjadi peperangan di Aceh pada abad ke 19 dengan Belanda. Dalam perspektif politik Indonesia itu adalah sejarah lokal Aceh. Namun dalam perspektif bangsa Aceh dengan kerajaan Islam Aceh Darussalam, itu adalah sejarah nasional kalau bukan sejarah kerajaannya.

 

Setelah sejarah lokal, sejarah nasional adalah

satu tingkat di atasnya. Sejarah nasional itulah yang ditetapkan atau disepakati sebagai sebuah peristiwa yang telah mempengaruhi perkembangan kondisi secara nasional. Proklamasi RI tahun 45 misalnya, itu adalah peristiwa yang sangat lokal tapi telah mempengaruhi secara nasional. Peristiwa proklamasi tersebut menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi sebuah nation. Inilah yang pada dasarnya membuat sesuatu menjadi sejarah nasional.

Setelah itu terdapat sejarah regional yang biasanya dikelompokan berdasarkan rumpun bahasa atau sejarah politik pada masa sebelumnya. Sejarah regional ini keluar dari perspektif politik kebangsaan dan lebih mendekati pada perspektif kebudayaan dan kesejarahan wilayah. Sejarah melayu di asia tenggara dengan pendekatan kebudayaan keluar dari perspektif politik kebangsaan karena meliputi berbagai negara yang ada di dalam rumpun melayu tersebut.

 

Yang terakhir adalah sejarah global, inilah

yang bisa disebut sebagai sejarah sebuah peradaban. Sejarah global ini pada dasarnya adalah sejarahnya sebuah peradaban tertentu yang mengendalikan dunia pada masanya. Sejarah revolusi Prancis atau zaman pencerahan di Eropa menjadi sejarah global semata hanya karena peradaban Baratlah yang kini sedang memegang dunia. Lepas dari itu, sebuah sejarah yang kini menjadi sejarah global bisa jadi hanyalah sebuah sejarah regional atau nasioanl. Meskipun memang terdapat sebuah peristiwa yang terjadi dan melibatkan hampir seluruh wilayah di dunia ini yang karena itu bisa disebut sebagai sejarah global.

Sumber : https://www.okeynotes.com/blogs/212521/21236/pengertian-akhlak