Roscoe Pound

Roscoe Pound

Table of Contents

Roscoe Pound

Roscoe Pound

            Sosiologi hukum di Amerika serikat telah menemukan ketelitian yang sangat terperinci dan meluas, berkat penemuan ilmiah Roscoe pound, maka tiada tandingnya dari mazab “ilmu hukum sosiologis yurifrudensi”. Pikiran pound dibentuk dari hasil ketentangan secara terus menerus dari masalah-masalah sosiologis,masalah-masalah filsafat, masalah-masalah sejarah hukum, masalah-masalah sifat pekerjaan pengadilan-pengadilan amerika (unsure kebijaksanaan administrative dalam proses pengadilan). Pemikiran pound lebih mengutamakan tujuan-tujuan praktis : (1).menelaah,(2).mengajukan,(3).menciptakan,(4).study, (5).membela, (6).tujuan

Dimana tujuan-tujuan praktis tersebut lebih menekankan mengenai hukum yang hidup dalam masyarakat. Tujuan hukum yakni menciptakan ketertiban, kedamaian dan ketentraman dalam masyrakat. Menalaah bagaimana sistem hukum yang bekerja dalam masyarakat, mengajukan suatu perkara untuk mendapatkan kepastian hukum, menciptakan ketertiban dalam masyarakat, membela masyarakat yang lemah dengan cara yang adil. Roscoe pound lebih memandang bahwa hukum sebagai proses rekayasa sosial.

Berbagai defenisi hukum dan berbagai filsafat hukum pada tingkat pertama adalah suatu usaha untuk menerangkan secara rasional hukum massa dan tempat atau beberapa unsure didalamnya yang tepat dan khas.

  1. Menurut Ehrlich

            Dalam bukunya yang berjudul “grendlegung der sociological rechts” (1913)¸ mengatakan bahwa masyarakat adalah ide umum yang dapat digunakan untuk menandakan semua hubungan sosial, yakni keluarga, desa, lembaga-lembaga sosial, negara, bangsa, sistem ekonomi maupun sistem hukum dan sebagainya. Ehrlich memandang semua hukum sebagai hukum sosial, tetapi dalam arti bahwa semua hubungan hukum ditandai oleh faktor-faktor sosial ekonomis. Sistem ekonomis yang digunakan dalam produksi, distribusi, dan konsumsi bersifat menentukan bagi keperluan hukum. Teori Ehrlich yang mengambil masyarakat sebagai ide dasar pembentukan hukum mengatakan bahwa semua hukum positif berakar dalam suatu hukum fundamental masyarakat. Hukum fundamental adalah apa yang menguasai seluruh hidup bersama. Hidup bersama pada masyarakat modern dikuasai oleh solidaritas sosial. Solidaritas sosial merupakan hukum fundamental masyarakat sekarang.

Dan, Sejarah perkembangan sosiologi hukum antara lain di pengauruhi oleh beberapa pengikut aliran, yaitu :

Sumber :

https://nomorcallcenter.id/