Pertimbangan-Pertimbangan Rancangan

Pertimbangan-Pertimbangan Rancangan

Pengendalian telah didefinisikan sebagai suatu pilihan inisiatif karena diyakini bahwa kemungkinan pencapaian hasil yang diharapkan adalah tinggi. Untuk memperbaiki kemungkinan keberhasilan, para desainer akan mencari cara untuk menemukan hubungan sebab akibat yang dipercaya bersifat nyata dalam lingkungan, sehingga mereka memiliki kemampuan untuk mengantisipasi konsekuensi logis yang dapat dihasilkan dari penambahan suatu pengendalian atau aturan pengendalian. Karena lebih fokus pada perilaku dibandingkan pada mekanis, maka para desainer harus mempertimbangkan istilah ekspoktasi dan kemungkinan dibandingkan dengan kepastian dalam hal output. Pengembangan rencana hingga mencapai tingkat yang sempuna menjadi tujuan yang tidak realistis. Sistem pengendalian didesain untuk memperoleh hasil yang memuaskan. Suatu evaluasi yang pragmatis tehadap keberhasilan secara kolektif seharusnya dapat menilai pencapaiankeuntungan yang terjadi. Konstitusi Amerika Serikat merupakan contoh desain pengendalian-pengendalian yang baik  diklaim secara   luau sebagai kesuksesan padalataran pracimatis yang menimbulkan saling pengaruh atas kekuatan yang, walaupun jauh dari sempuma dalam segi efisiensinyatelah memberikan harapan yang baik untuk negara. Maksud penggunaanpengendalian dalam organisasi harus didesain dengan pemahaman atas konsekuensi keperilakuan yang besar kemungkinan untuk dihasilkan dan merjadi apresiasi mengakomodasi perubahan.

 2.6Antisipasi terhadap Konsekuensi Logis

 Antisipasi terhadap konsekuensi logis merupakan elemen kunci dalam mendesain pengendalian. Hal ini penting bagi seorang manajer keuangan yang terbiasa membuat pertimbangan berdasarkan pada apakah suatu hasil itu baik atau buruk. Laporan keuangan memberikan informasi untuk menentukan apakah hasil tersebut adalah tepat. Suatu pengendalian akan berhubungan dengan hasil atau konsekuensi, baik yang tepat maupun tidak, tetapi pengendalian lebihmencerminkan suatu konsekuensi perilaku terhadap strategi pengendalian khusus.Contohnya, suatu studi tentang waktu dan gerak mesin digunakan untuk menetapkan standar tenaga kerja dan waktu luang. Pada banyak kasus, para pekerja akan mengambil manfaat pribadi dari rentang waktu luang dan,baru bekerja benar-benar pada waktu ekstra guns menyelesaikan tugas-tugasnya.Perilaku pekerja ini bersifat rasional, dapat diprediksi, dan logis. Hal ini merupakan suatu konsekuensi logis yang sering dikaitkan dengan pengenalan terhadap sistem biaya standar.

Sumber :

https://student.blog.dinus.ac.id/blogtekno/status-whatsapp-kini-bisa-hanya-teks/