Penilaian Autentik

Penilaian Autentik

Penilaian Autentik

Penilaian Autentik

Penilaian autentik dari pendapat kunandar

merupakan suatu kegiatan di dalamnya menilai peserta didik yang menekankan pada apa yang seharusnya dinilai, baik proses maupun hasil dengan berbagai instrument penilaian yang disesuaikan dengan tuntunan kompetensi. Menurut wahyuni penilaian autentik mempunyai 6 macam, yaitu: (1) penilaian kinerja, (2) portofolio, (3) proyek, (4) teman sejawat, (5) diri, (6) sikap. Penilaian autentik dinamakan penilaian kinerja atau penilaian berbasis kinerja, sebab dalam penilaian ini secara langsung mengukur performance( kinerja ) nyata siswa dalam hal-hal tertentu, siswa diminta mengerjakan tugas yang bermakna dengan menggunakan dunia nyata atau autentik tugas atau konteks. Penilaian autentik dikatakan penilaian alternative karena dapat difungsikan sebagai alternative untuk menggantikan penilaian tradisional.Penilaian autentik dikatakan penilaian karena memberikan lebih banyak bukti langsung dari aplikasi bermakna pengetahuan dan keterampilan dalam konteks dunia nyata.

Penilaian autentik memperhaikan keseimbangan antara penilaian kompetensi sikap, pengetehuan dan keterampilan. Hal ini sejalan orientasi kurikulum 2013, yakni terjadinya peningkatan dan keseimbanagan antara kompetensi sikap( attitude) keterampilan(skill) pengetahuan( know ladge). Dimana pada jenjang SD/MI penilaian autentik hendaknya lebih menekankan pada kompetensi dasar.Hal ini pada jenjang pendidikan SD/MI, penanaman kompetensi sikap harus benar-benar menjadi penekanaan dan perhatian, sehingga ketika peserta didik melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi sudah memiliki pondasi sikap yang kuat dan dijenjang yang lebih tinggi tinggal memperdalam kompetensi pengetahuan dan keterampilannya.


Sumber: https://fgth.uk/dd-lords-of-waterdeep-apk/