Manfaat Bawang Putih

Ada berbagai jenis tumbuhan yang biasa digunakan sebagai bumbu dapur. Salah satunya adalah bawang putih. Bawang putih merupakan salah satu jenis bumbu masak yang paling umum digunakan karena aromanya yang khas dan rasanya yang khas.

Bawang putih memiliki nama latin Allium sativum. Bawang putih umumnya ditanam di daerah dataran tinggi atau pegunungan dengan banyak sinar matahari. Ini berbeda dengan tanaman bawang merah yang lebih cocok di dataran rendah.

Ternyata selain digunakan sebagai bumbu dapur, bawang putih juga memiliki kandungan yang sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Kandungan nutrisi

Bawang putih juga memiliki banyak nutrisi. Kandungan nutrisi bawang putih cukup bervariasi. Salah satunya adalah kalsium. Kalsium merupakan mineral yang memiliki khasiat sangat menyenangkan jika digunakan untuk mencegah hipertensi.

Selain kalsium, senyawa lain yang terdapat pada bawang putih adalah salivine, senyawa yang dapat mempercepat pertumbuhan sel dan jaringan dalam tubuh. Senyawa ini juga dapat merangsang kinerja sel saraf.

Bawang putih juga mengandung senyawa diallysulfide dan alilpropyl-disulfide yang berfungsi sebagai zat anti cacing. Kedua senyawa tersebut akan meningkatkan pertumbuhan saluran pencernaan sehingga sistem pencernaan dapat berfungsi lebih maksimal. Selain itu bawang putih juga mengandung sulfur atau belerang, protein, lemak, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B1, dan vitamin C.

Selain kandungan nutrisi di atas, bawang putih juga diketahui mengandung minyak esensial. Minyak esensial kehamilan sebagai nutrisi bersifat antiseptik dan anti bakteri. Selain minyak atsiri, bahan unik lain yang terdapat pada bawang putih adalah senyawa aliin dan allicin.

Kedua senyawa ini menghilangkan kaitannya dengan fungsi anti-kolesterol. Selain berperan sebagai senyawa anti kolesterol, aliin dan allicin juga memiliki fungsi darah tinggi dan penyakit jantung koroner.

Manfaat Bawang Putih

Bawang putih tidak hanya dapat digunakan sebagai bumbu masakan tetapi juga dapat digunakan sebagai bahan pengobatan herbal. Hal tersebut dikarenakan kandungan bawang putih yang dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Salah satu manfaat bawang putih adalah sebagai obat herbal untuk masuk angin dan batuk. Kandungan sulfur yang terdapat pada bawang putih membuat bawang putih memiliki rasa dan aroma yang khas sehingga dapat mempercepat kerja selaput lendir yang terdapat pada saluran pernafasan.

Kandungan belerang pada bawang putih juga dapat membantu mempersempit saluran udara dan juga membantu mengeluarkan lendir. Bawang putih juga mengandung senyawa fitokimia yang dapat membantu membunuh virus dan bakteri penyebab penyakit.

Selain meredakan gejala flu dan batuk, bawang putih juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Kandungan senyawa yang terdapat pada bawang putih juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menurunkan risiko penyakit jantung koroner.

Manfaat lain yang bisa didapat dari bawang putih adalah bawang putih mengandung senyawa yang dapat mencegah penggunaan sel kanker, terutama kanker usus besar dan kanker perut. Bawang putih mengandung senyawa organosulfida yang dapat membantu hati memecah senyawa kimia beracun, termasuk senyawa penyebab kanker.

Mengkonsumsi bawang putih dalam waktu lama juga dapat menurunkan risiko komplikasi preeklamsia dan membantu mengontrol pertumbuhan bayi pada janin. Bawang putih juga dapat digunakan sebagai obat herbal untuk mengobati wasir.

Selain itu bawang putih juga dapat membantu meningkatkan stamina dan kelelahan. Menambahkan bawang putih ke dalam menu makanan juga dapat mengontrol kadar gula darah dan juga meninggalkan berbagai jenis diabetes.

Untuk mencapai hasil yang optimal, tidak disarankan untuk tidak menggunakan bawang putih dalam keadaan mentah. Bawang putih dapat diolah dengan cara direbus atau digoreng sebelum dikonsumsi.