Gubernur Sumut: Pendidikan Prioritas Pembangunan SDM

Gubernur Sumut Pendidikan Prioritas Pembangunan SDM
Gubernur Sumut Pendidikan Prioritas Pembangunan SDM

Gubernur Sumut: Pendidikan Prioritas Pembangunan SDM

Gubernur Sumut Pendidikan Prioritas Pembangunan SDM
Gubernur Sumut Pendidikan Prioritas Pembangunan SDM

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi mengatakan, pendidikan menjadi prioritas

untuk pembangunan dalam sektor Sumber Daya Manusia (SDM), sehingga dapat bersaing secara luas dimasa akan datang.

Mantan Pangkostrad ini mengemukakan hal tersebut saat meninjau Ujian Nasional (UN) di SMA Negeri I Jalan Cik Ditiro Medan, Senin (1/4/2019). UN di Sumut, diikuti oleh 146.888 siswa ‎Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

“Kita akan memperbaiki dan melengkapi fasilitas pendidikan di Sumut ini, untuk lebih baik kedepannya. Termasuk, meningkatkan kompetensi dan kemampuan guru dalam melaksanakan proses belajar dan mengajar,” ujar Edy Rahmayadi.

Menurut Edy, pihaknya juga akan melakukan evaluasi hasil dari nilai peserta UN tersebut.

Edy akan terus mendorong pelajar yang berprestasi, bahkan jika berhasil masuk di perguruan tinggi di luar negeri.

“Diperingkat mana kita, untuk evaluasi siswa-siswa kedepan. Jadi kita tahu standar siswa kita itu. Kemampuan seberapa dengan UN sama materinya se-Indonesia. Jadinya, kita tahu,”‎ kata Edy Rahyamadi.

Ditambahkan, untuk pelaksanaan UNBK ‎SMA sudah 97 persen. Sebagian sekolah khususnya di daerah pedalaman masih terkendala melaksanakan UNBK.

“Tahun depan harus 100 persen. Harusnya tahun ini, 100 persen. Saya akan ikuti dan cermati, hasilnya bagaimana. Siswa-siswa kita memiliki kemampuan untuk bersaing untuk berbuat masa depan,” sebut Edy Rahmayadi.

Berdasarkan data peserta dan sekolah menggelar UN diperoleh dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumut

, tingkat ‎SMA dan ‎Madrasah Aliyah (MA) atau sederajat mengikuti Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tahun Ajaran 2018/2019‎ tingkat Sumut,‎ yakni Sekolah SMA melaksanakan UNBK berjumlah 1.504 sekolah. Sedangkan, melaksanakan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) 33 sekolah.

Kemudian, siswa SMA melaksanakan UNBK! berjumlah 116.466 peserta dan UNKP sebanyak 1.488 peserta. Untuk MA jumlah sekolah menggelar UNBK 476 sekolah dan UNKP tidak ada.

Untuk peserta melaksanakan UNBK berjumlah 28.641 sekolah. Kemudian, SMA Kristen menggelar UN berjumlah 7 sekolah dan peserta 85 peserta. Seluruhnya, melaksanakan UNBK. Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) berjumlah 9 sekolah dan peserta berjumlah 137 siswa.

Seluruhnya juga melaksanakan UNBK. Untuk SMA Luar Biasa mengikuti UN tahun ini, sebanyak 13 sekolah dan jumlah peserta berjumlah 71 siswa. SMA Luar Biasa ini, seluruhnya menggelar UNKP.

 

Sumber :

http://devitameliani.blog.unesa.ac.id/sejarah-wuku