Fokus strategi produktivitas

Fokus strategi produktivitas

Fokus strategi produktivitas

Fokus strategi produktivitas

• Cost reduction Æ Meningkatkan/memperbaiki stuktur pembiayaan
• Efisiensi Æ Meningkatkan asset utilization
Definisi lain mengatakan bahwa produktivitas pada kebanyakan organisasi merupakan suatu fungsi pengaturan paling sedikit tiga variabel, yaitu teknologi, modal, dan sumber daya manusia. Banyak organisasi memiliki kesempatan dalam pengembangan teknologi dan investasi modal. Banyak dari perusahaan tersebut gagal dalam meningkatkan produktivitas oleh karena gagal memperoleh keuntungan optimal dari kemampuan karyawannya (Laudon and Laudon, 1996).
Peningkatan kinerja baik dari investasi modal atau teknologi dapat diukur dengan mendasarkan pada laba dan biaya, yang diukur dengan keluaran dibagi masukan. Pengaruh individu karyawan dalam produktivitas pada kebanyakan tugas sulit untuk diukur seperti diatas. Pengaruh dari sumber daya manusia dalam organisasi terhadap produktivitas bagaimanapun dapat diukur dengan mendasarkan pada apa yang dilakukan individu pada pekerjaannya. Apa yang dilakukan individu dapat dinilai dengan pengukuran berdasarkan kehadiran, kecelakaan kerja, keluar- masuk kerja, dan keluhan-keluhan. Disamping itu dapat pula diukur secara langsung dengan mendasarkan pada pengamatan manajer, kerabat kerja, bawahan, dan pelanggan sebagai frekuensi yang telah dilakukan pekerja terhadap pekerjaannya yang menyangkut kesuksesan pekerjaannya.
Untuk mengukur produktivitas kerja dapat menggunakan dua pendekatan berikut:

a. Skala Sifat 

Pendekatan yang sering digunakan untuk mengukur produktivitas pekerja adalah menggunakan sifat sebagai acuannya, seperti kesetiaan, kepercayaan, ketegasan, dan pengaturan diri sendiri. Keuntungan dari pendekatan ini adalah dapat digunakan untuk mengukur pada skala yang sama dari tingkatan CEO (Chief Executive Officer) sampai ke posisi entry level sekalipun dan dapat dengan mudah diterapkan secara cepat, karena tidak adanya pertimbangan waktu atau imajinasi untuk bertukar pikiran.
b. Biaya-biaya yang Berkaitan dengan Hasil 
Pendekatan kedua ini menitikberatkan pada tingkatan manajer senior, para pemegang saham, dan pelanggan, karena pertimbangan mereka terhadap kesejahteraan perusahaan. Mereka mempertimbangkan dan mengukur secara kuantitatif atau produktivitas dari hasil, seperti laba, biaya, dan tingkat pengembalian investasi, yang kebanyakan merupakan tanggung jawab dari manajer.

Baca Juga :