Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Sekolah

Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Sekolah
Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Sekolah

Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk SekolahCara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Sekolah

Tidak dapat dipungkiri bahwa penggunaan surat untuk berkomunikasi tidak lagi ramai lagi seperti dulu. Namun, berbeda dengan kasus satu ini, ketika kamu berada di instansi, organisasi, bahkan lingkungan sekolah kamu harus menggunakan surat izin untuk menjelaskan perihal ketidakhadiran-mu.
Sayangnya, meskipun alasan kita menggunakan surat karena lebih formal, sopan dan agar dapat dipertanggung jawabkan. Nyatanya, dalam penulisan surat itu sendiri terkadang belum bisa dikatakan memenuhi syarat. Contohnya, tidak memberikan keterangan yang jelas. Ya, gurumu tahu kalau kamu sakit, setidaknya beri keterangan kamu sakit apa, ‘Tifus‘ misalnya.
Tidak perlu berlama-lama lagi, berikut adalah cara membuat surat izin tidak masuk sekolah yang baik dan benar.

Struktur

Ketika membuat surat izin sekolah, pastikan isinya mengandung unsut-unsur sebagai berikut:
  1. Tujuan pengiriman surat
  2. Alasan izin
  3. Alamat tujuan
  4. Salam pembuka dan kalimat pembuka
  5. Isi
  6. Salam penutup
  7. Tempat dan tanggal pembuatan surat
  8. Nama pengirim

Tujuan Pengiriman Surat

Tujuan kamu harus jelas, maksudnya, kepada siapa surat izin ini di tujukan. Wali kelas, guru mapel, atau kepala sekolah, harus jelas.
Sebagai catatan kesalahan yang umum, gunakan salah satu antara Kepada dan Yth. Jangan menggunakan keduanya.
Gunakan juga titik (.) pada akhir kata singkatan seperti: Yth.No. dan SDN.
Contohnya:
Benar:
_____________________________
Kepada
Bapak/Ibu Guru Wali Kelas XII IPA-6
SMAN. 1 Mojosari
di Tempat
_____________________________
Contoh diatas menjadi benar apabila menggunakan Kepada atau Yth. perhatikan juga SMAN. menggunakan titik (.) karena merupakan singkatan dari Sekolah Menengah atas Negeri.
Salah:
_____________________________
Kepada Yth.
Bapak/Ibu Guru Wali Kelas XII IPA-6
SMAN 1 Mojosari
di Tempat
_____________________________
Contoh diatas menjadi salah karena: pemborosan kata pada Kepada dan Yth. dan juga SMAN yang tidak diakhiri titik (.)

Alasan Izin

Gunakan alasan yang menggambarkan dirimu saat ini. Jelaskan juga halangan atau kepentingan alasan ketidakhadiran.
Misalnya ketika kamu sakit, jangan hanya menggunakan kata ‘Sakit‘, beri sedikit kejelasan lagi, seperti ‘Sakit Demam‘. Surat izin ini harus bisa dipertanggung jawabkan, jadi beri kejelasan lebih.
Kepentingan keluarga juga begitu, jangan terlalu tertutup. Guna memastikan alasan pada surat izin yang kamu buat dapat dipertanggung jawabkan, maka cantumkan detailnya lagi seperti ‘Kerabat tertimpa musibah: Meninggal‘ atau ‘Hajatan Keluarga: Nikahan‘.

Tempat dan Tanggal Penulisan Surat

Ditulis dibagian atas sendiri sebelum Kepada ataupun Yth.