Cara Membuat Daftar Pustaka yang Baik dan Benar

Cara Membuat Daftar Pustaka yang Baik dan Benar
Cara Membuat Daftar Pustaka yang Baik dan Benar

Cara Membuat Daftar Pustaka yang Baik dan BenarCara Membuat Daftar Pustaka yang Baik dan Benar

Sedang mengerjakan sebuah karya tulis ilmiah? Kebingungan dengan daftar pustaka? Memang, daftar pustaka memiliki peran yang vital pada sebuah karya tulis. Melewatkan atau salah kaprah dalam menggunakan daftar pustaka bisa saja membuat karya tulis yang susah-susah dibuat menjadi tidak berarti.
Daftar pustaka adalah ringkasan daftar sumber-sumber kutipan yang di pakai penulis sebagai penunjang karya tulisnya. Namun, banyak penulis awam yang tidak memahami fungsi dan tujuan dari daftar pustaka, sehingga kebanyakan dari mereka mengabaikan penggunaan daftar pustaka atau menuliskannya secara ‘awur-awuran’. Padahal, tata cara penulisan daftar pustaka sudah jelas.

Kutipan

Sebelum masuk ke pembelajaran tata penulisan daftar pustaka, lebih baik kita pelajari dulu tentang kutipan. Nah, kutipan sendiri terbagi menjadi 2:
  1. Kutipan Langsung, yakni mengutip kalimat dari sumber tanpa mengubah apapun.
  2. Kutipan Tidak Langsung, yakni mengutip kalimat dari sumber dengan merubah kata atau susunan kalimat, namun tidak merubah maksud dan tujuannya.

1. Kutipan Langsung

Kutipan langsung, dibagi lagi menjadi 2, yakni:
   1.1 Kutipan Langsung Panjang, ada beberapa syarat untuk memenuhi jenis kutipan ini,
  • Berdasarkan APA Style (American Psychological Association), yakni panjang kalimat yang dikutip oleh penulis lebih dari 40 kata..
  • Berdasarkan MLA Style (Modern Language Asociation), yakni panjang kalimat yang dikutip oleh penulis melebihi 4 baris.
  • Jika penulis mengutip sumber bacaan hingga 4 baris atau lebih, maka teks yang dikutip diketik pada baris atau alenia selanjutnya.

Sedangkan ciri-ciri kutipan langsung panjang adalah,

  • Teks menggunakan spasi atau jarak antar baris lebih dipisahkan dari teks
  • Dikasih jarak rapat antara baris pada kutipan
  • Boleh diapit tanda kutip dan boleh juga tidak diapit tanda kutip

1.2 Kutipan Langsung Pendek, beberapa syarat yang harus dipenuhi yakni,

  • Kalimat yang diketik tidak lebih dari 4 baris
  • Kalimat yang dikutip menjadi bagian langsung dari kalimat sebelumnya
  • Kalimat yang dikutip tetap diapit tanda petik
Maka, berdasarkan syarat diatas, ciri-cri kutipan langsung pendek adalah:
  • Jarak antara baris sama dengan teks
  • Menjadi bagian langsung dengan teks sebelum pengutipan
  • Diapit dengan tanda kutip
  • Kutipan tidak lebih dari 4 baris

2. Kutipan Tidak Langsung

Seperti yang sudah dijelaskan diawal, bahwa kutipan tidak langsung adalah kutipan yang berisi ringkasan atau perubahan suatu kalimat dari sumber penulis awal, namun tidak mengubah maksud dan tujuannya.
Ciri-ciri dari kalimat tidak langsung adalah sebagai berikut:
  • Terjadi perubahan pada kalimat yang dikutip, baik berupa singkatan atau parafrase
  • Perubahan hanya terjadi pada susunan kalimat atau diksi, bukan maksud dan tujuannya
  • Dijabarkan berdasar pemahaman penulis terhadap  kalimat yang akan dikutip

RECENT POSTS