Belanja Barang dan Jasa

Belanja Barang dan Jasa

  1. a)Penganggaran perjalanan
  2. Perjalanan dinas pada kegiatan Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah dan koordinasi, konsolidasi ke dalam daerah diuraikan dengan rincian:
  • Uang Harian (tahun)
  • Biaya Transpor (tahun)
  • Biaya Penginapan (tahun)
  1. Perjalanan dinas pada kegiatan lainnya agar diuraikan dengan rincian
  • Uang Harian (diuraikan berdasarkan jabatan/eselon/golongan/non PNS)
  • Biaya Transpor (OT)
  • Biaya Penginapan (OH)
  1. b)Uang  saku  diberikan  kepada  peserta  yang mengikuti kegiatan Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/FGD/ Kegiatan sejenis yang tidak menggunakan biaya perjalanan dinas dianggarkan pada jenis belanja barang dan jasa, objek belanja uang saku
  2. c)Uang yang diberikan kepada pihak ketiga/masyarakat dalam rangka pemberian hadiah pada kegiatan yang bersifat perlombaan atau penghargaan atas suatu prestasi dianggarkan pada Belanja Barang dan Jasa
  3. d)Penganggaran untuk pengadaan barang (temasuk aset tetap) yang akan diserahkan kepada pihak ketiga/masyarakat pada tahun berkenaan, dianggarkan dalam kelompok belanja langsung yang diformulasikan ke dalam program dan kegiatan yang diuraikan pada jenis belanja barang dan jasa
  • Penganggaran barang dimaksud sebesar harga beli/bangun barang/jasa yang akan diserahkan kepada pihak ketiga/masyarakat ditambah seluruh belanja yang terkait dengan pengadaan/pembangunan barang/jasa sampai siap diserahkan (full costing).
  1. e)Plafon biaya Pemeliharaan rutin Kendaraan Dinas/operasional roda 4 untuk 1 (satu) unit per tahun maksimal sebesar: Rp. 35.200.000,00 (kendaraan Operasional) dan Rp. 44.800.000,00 (kendaraan dinas Eselon II) dengan perincian sebagai berikut :
  2. Jasa Servis/Oli Rp. 5.000.000,00
  3. Penggantian suku cadang Rp. 6.000.000,00 c. BBM :
  • Untuk kendaraan operasional 200 liter x Rp.8.000,00 x 12 bulan = Rp.19.200.000,00
  • Untuk kendaraan Eselon II 300 liter x Rp.8.000,00 x 12 bulan = Rp. 44.800.000,00
  1. Ban : 4 buah x Rp. 1.000.000,00 = Rp. 4.000.000,00
  2. Accu Rp. 1.000.000,00
  3. Pajak Kendaraan sesuai ketetapan pajak
  • Penganggaran BBM untuk kendaraan lainnya/khusus (ambulance, mobil patroli, mobil SAMSAT keliling, mobil pemadam kebakaran, mobil perpustakaan keliling dan lain-lain) dianggarkan pada kegiatan yang sesuai penggunaaan kendaraan tersebut.

Belanja Modal

  1. Belanja modal yang dialokasikan harus sesuai dengan rencana kebutuhan barang (RKB) daerah yang telah disampaikan kepada DPPKAD (Bidang Asset).
  2. Komponen belanja modal untuk perolehan aset tetap meliputi harga belanja asset tetap ditambah semua biaya lain yang dikeluarkan sampai aset tetap tersebut siap untuk digunakan, seperti;
  • Biaya transportasi, biaya uji coba dan lain-lain
  • Belanja perjalanan dinas dan jasa yang terkait dengan perolehan aset tetap atau aset lainnya.
  • Biaya konsultan perencana, konsultan pengawas dan pengembangan prangkat lunak (software) harus ditambahkan pada nilai perolehan. Komponen-komponen tersebut harus dianggarkan dalam APBD sebagai belanja modal dan bukan sebagai belanja barang dan jasa.
  1. Komponen belanja modal tanah, antara lain:
  • Pembebasan tanah
  • Pembayaran honor tim pengadaan tanah
  • Pembuatan sertifikat tanah
  • Pengurugan dan pematangan tanah
  • Pengukuran tanah
  • Perjalanan dinas pengadaan tanah

Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/usaha-barbershop/