5 Cara Agar Anak Gemar Membaca di Era Digital Ini

Anak-anak zaman kini adalah bagian dari generasi z atau generasi digital. Realita yang terjadi, anak-anak telah terbiasa memakai internet dan software teknologi, bahkan anak umur balita paling akrab dengan permainan ponsel ataupun tontonan dari YouTube.

Hal itu di atas tidak bisa dihindarkan. Semakin meluasnya teknologi dan berkembangnya zaman, maka tugas Ayah Bunda mengarahkan supaya anak-anak generasi digital ini tetap menomorsatukan pendidikan.

Berikut ini ialah cara menuntun anak supaya gemar menyimak di era digital:

Orang tua dan orang dewasa sebagai filter positif
Sebaik apapun nilai yang ditanamkan oleh orang tua, pengaruh lingkungan dan pergaulan pun sangat berperan besar dalam kehidupan anak-anak. Memilah konten dan mengingatkan mana yang baik untuk disaksikan atau dibaca anak-anak, serta urusan yang butuh dihindari dan tidak diikuti. Ayah Bunda dapat pun mengecek rutin gadget anak guna melihat software apa saja yang terpasang dan situs apa saja yang anak kunjungi. Hal ini merupakan teknik kepedulian orang tua terhadap kegiatan anak dalam pemakaian internet.

Menjadi panutan atau idola untuk anak
Jangan hingga sudah mengajak anak memberi batas pemakaian gadget, tetapi kebalikannya Ayah Bunda tidak lepas dari gadget sepanjang hari. Berikan misal nyata, menggunakan gadget boleh pada waktu-waktu tertentu namun membaca kitab itu lebih asyik. Misalnya, Ayah Bunda dapat mengawali membacakan dongeng guna anak-anak yang usianya kecil, berikan kitab bacaan yang unik dengan tidak sedikit gambar dan berwarna. Sedangkan guna anak yang usianya lebih besar, carilah tema bacaan yang unik untuk didiskusikan bareng anak.

Penggunaan gadget secara bijak
Dampingi anak saat memakai gadget dan ajaklah anak menggali hal-hal unik yang berisi bagian pendidikan. Misalnya, Ayah Bunda bisa bersama-sama membicarakan pelajaran di sekolah melewati penelusuran internet, sampai-sampai anak bakal terbiasa menggali informasi di dunia maya dan mengetahui guna yang didapat dari pemakaian gadget.

Kaitkan kitab bacaan dengan teknologi terkini
Jangan jadikan anak kejangkitan dengan teknologi. Batasi masa-masa pemakaiannya, pun hindari pemakaian gadget sebagai sumber utama dalam menggali informasi. Selalu libatkan kitab bacaan saat menggali informasi di internet. Misal, anak sedang tertarik dengan satu negara di dunia. Ayah Bunda dapat bersama-sama menggali informasi di internet, dan lantas ajak anak menyimak lebih lanjut di kitab bacaan yang lebih menyeluruh informasinya.

Utamakan membina karakter individu yang baik
Sejak umur sedini barangkali sebelum anak mendapat stimulasi dari lingkungan dan dari luar rumah, tanamkan karakter jati diri yang baik dan berakhlak mulia. Sehingga bisa meminimalisasi efek negatif pesatnya pertumbuhan teknologi pada anak. Tumbuhkan dan lakukan nilai-nilai keagamaan di lokasi tinggal dan perilaku yang berbudi pekerti luhur. Misalnya teratur melakukan pekerjaan ibadah bareng anak-anak. Serta contohkan teknik bersikap yang baik pada anak dalam kehidupan sehari-hari, sampai-sampai anak bakal menirukan apa yang ditunjukkan oleh orang tuanya.

Sumberhttps://medium.com/edukasip/hoaks-virus-corona-dari-bisa-menular-lewat-hp-xiaomi-3ea5be0c20cb