RUU Nelayan Akan Atur Asuransi Jiwa Bagi Nelayan

RUU Nelayan Akan Atur Asuransi Jiwa Bagi Nelayan
RUU Nelayan Akan Atur Asuransi Jiwa Bagi Nelayan

RUU Nelayan Akan Atur Asuransi Jiwa Bagi Nelayan

RUU Nelayan Akan Atur Asuransi Jiwa Bagi Nelayan
RUU Nelayan Akan Atur Asuransi Jiwa Bagi Nelayan

BANDUNG- Ini kabar gembira bagi para nelayan.

Ketua Fraksi PKS (FPKS) DPR RI Jazuli Juwaini menegaskan RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam yang diinisiasi oleh Fraksi PKS, akan mencakup beberapa hal terkait kesejahteraan, yaitu asuransi jiwa, asuransi usaha, dan penambahan modal.

“Suara PKS adalah suaranya nelayan, maka kita wajib mendorong kesejahteraan nelayan melalui RUU ini. Ada 70 persennya masih miskin. Ini jadi tugas kita bersama,” kata Jazuli dalam siaran pers yang diterima jabarprov.go.id, Rabu (17/2).

Jazuli menjelaskan, draf RUU Nelayan ini juga akan mengatur adanya

pembentukan serikat nelayan yang profesional, juga pemberian Identitas Khusus Nelayan (IKN) yang memudahkan nelayan mendapat bantuan kapal. Oleh karena itu, Jazuli berharap RUU Nelayan inisiatif Fraksi PKS ini dapat menunjukkan kontribusi bagi perbaikan kehidupan nelayan.

“40 Anggota DPR dari PKS hanya 8 persen dari jumlah anggota DPR yang berjumlah 650 Anggota, tetapi 40 Anggota ini akan memperjuangkan 240 juta rakyat Republik Indonesia, termasuk nelayan. Kami ingin 8 persen dari parlemen bisa bekerja seperti seribu persen parlemen,” katanya.

Jazuli Juwaini menilai RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan

, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam yang masuk dalam Prioritas Prolegnas 2016, adalah hal yang strategis untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“RUU tersebut sangatlah strategis guna memformulasikan kebijakan untuk melindungi, menguatkan, dan memberdayakan nelayan untuk peningkatan kesejahteraannya,” katanya.

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148435535/sejarah-kerajaan-kutai/