Penggiat Aktivis Pendidikan Tagih Janji Gubernur Jabar Wujudkan Pendidikan Murah

Penggiat Aktivis Pendidikan Tagih Janji Gubernur Jabar Wujudkan Pendidikan Murah
Penggiat Aktivis Pendidikan Tagih Janji Gubernur Jabar Wujudkan Pendidikan Murah

Penggiat Aktivis Pendidikan Tagih Janji Gubernur Jabar Wujudkan Pendidikan Murah

Penggiat Aktivis Pendidikan Tagih Janji Gubernur Jabar Wujudkan Pendidikan Murah
Penggiat Aktivis Pendidikan Tagih Janji Gubernur Jabar Wujudkan Pendidikan Murah

Koalisi Rakyat Bersatu dan Para Penggiat Aktivis Pendidikan menggelar aksi demonstrasi

di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat. Rabu (21/6).

Demontrasi ini dipicu karena proses Penerimaan Peserta Didik Baru dirasa tidak memberikan keadilan kepada masyarakat melewati jalur Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP).

Koordinator Lapangan Koalisi Rakyat Bersatu Akhyad mengatakan, PPDB SMA/SMK y

ang diatu oleh Pergub No. 16 tahun 2017 ternyata menyengserakan banyak sekali orang tua didik.

Ia mengatakan, banyak sekali masalah yang timbul dari mulai sosialisasi yang singkat sehingga banyak sekali warga masyarakat yanh tidak mengetahui aturan serta tahapan PPDB 2017.

“Dari Online PPDB yang seringkali bermasalah hingga tidak dapat diakses sama sekali, dari error sisten hingga transparansi keputusan PPDB,” ungkap Akhyad saat ditemui dilokasi.

Setelah errornya sistem online kata dia, Disdik Provinsi merubah menjadi offline y

ang berpotensi menjadi ajang bisnis para oknum dilingkungan pendidikan.

Ia menambahkan, yang tidak kalah penting adalah bahwa masyarakat miskin rawan kehilangan akses menempuh pendidikan ke tingkat SMA/SMK.

“Karena jaminan keberlangsungan pendidika pun hanya sebagai retorika saja, dan nyatanya mereka tetap dimintai sejumlah uang,” tandasnya.

 

Baca Juga :Baca Juga :