Jenis-Jenis Norma

Jenis-Jenis Norma
Jenis-Jenis Norma

Jenis-Jenis Norma

Jenis-Jenis Norma
Jenis-Jenis Norma
Norma yang berlaku dalam masyarakat sangat tidak sedikit & bervariasi. Tetapi, biasanya norma terdiri dari aturan yang diciptakan oleh negara & aturan yang tumbuh & berkembang dalam masyarakat. Norma yang diciptakan negara berbentuk ketentuan tertulis, sementara norma yang berkembang dalam masyarakat berbentuk tidak tertulis.
Berdasarkan sumbernya ada 4 macam norma yang berlaku di masyarakat, yakni norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, & norma hukum. Norma-norma itu berjalan selaras & saling berkaitan;

a. Norma agama

Norma agama merupakan kaidah/aturan hidup manusia yang bersumber pada kitab suci yang berasal dari wahyu Tuhan Yang Maha Esa. Norma agama mengandung isi perintah & larangan dalam kehidupan. Peraturan tersebut terkandung dalam kitab suci yang menuntun manusia ke jalan yang benar.
Penganut agama mempercayai bahwa apa yang ditata dalam norma agama berasal dari Tuhan Yang Maha Esa, yang disampaikan kepada nabi & rasul-Nya untuk disebarkan kepada seluruh umat manusia di dunia. Adanya norma agama dalam kehidupan manusia, maka akan selalu berjuang melaksanakan perintah Tuhan & meninggalkan larangan-Nya. Pelaksanaan norma agama dalam masyarakat Indonesia bergantung pada agama yang dianutnya. Norma agama dalam pelaksanaannya tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, namun menata hubungan sesama manusia serta mengatur hubungan manusia dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Manusia dituntut untuk menciptakan kebajikan/kebaikan & kebahagiaan dengan sesama manusia.
Pelanggaran terhadap norma agama akan mendapatkan sanksi berupa dosa serta kepercayaan akan adanya pembalasan terhadap perilaku baik/pun buruk di hari kemudian (hari akhirat). Adapun yang mematuhi akan mendapat pahala. Misal; dalam pengamalan/pelaksanaan norma agama antara lain;
  • Melaksanakan ibadah menurut doktrin/ajaran agamanya masing-masing
  • Bersedekah secara ikhlas
  • Beramal & berbuat/melakukan kebajikan
  • Menjauhi perbuatan/tindakan maksiat, misal; tidak mencuri, tidak membunuh, tidak menipu, tidak minum-minuman keras, & tidak berjudi.

b. Norma kesusilaan

Norma kesusilaan adalah kaidah/aturan yang mengatur/menata tingkah laku manusia yang bersumber dari hati nurani manusia. peraturan/ketentuan hidup tersebut berkaitan dengan bisikan kalbu & suara hati nurani manusia. Setiap manusia dikarunia hati nurani agar dapat memisahkan/membedakan perbuatan yang baik & buruk. Dalam norma kesusilaan, ada pula aturan-aturan hidup yang terdapat dalam norma agama.
Norma kesusilaan disebut juga norma moral. Norma ini merupakan norma paling tua & asli, sebab keberadaannya bersamaan dengan lahirnya manusia. Hal itu dikarenakan norma kesusilaan berasal dari hati nurani, bagi pelanggar norma kesusilaan akan timbul perasaan bersalah & penyesalan. Seseorang yang melanggar norma kesusilaan akan merasakan menyesal karena perbuatan salahnya itu. Misalnya dalam pelaksanaan norma kesusilaan;
  • Membantu orang lain yang membutuhkan,
  • Menghormati sesama manusia,
  • Tidak sombong,
  • Jujur dalam perkataan & perbuatan,
  • Tidak iri & dengki,
  • Tidak mengganggu orang lain.

c. Norma kesopanan

Norma kesopanan adalah kaidah/aturan yang mengatur tingkah laku manusia yang bersumber dari tata kelakuan /tata krama kebiasaan dalam masyarakat. Norma kesopanan muncul & berkembang dalam pergaulan masyarakat tertentu. Oleh sebab itu, norma ini bersifat lokal & relatif. Dalam arti, hanya berlaku di masyarakat tertentu, yang dianggap sopan bagi masyarakat, bagi masyarakat lain mungkin tidaklah demikian.
Hakikat norma kesopanan adalah kepantasan, kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat ataupun kepatuhan. Norma ini juga sering disebut sopan santun/tata krama/adat istiadat.
Sanki terhadap pelanggaran norma kesopanan dapat berupa pengucilan, dicemoohkan oleh masyarakat, ataupun tidak disenangi. Sanksi berasal dari luar diri seseorang, berbeda dengan norma kesusilaan yang berasal dari diri sendiri. Lemah kuatnya sanksi dari masyarakat dipengaruhi oleh kuat tidaknya norma kesopanan itu dalam masyarakat. Misal; pelaksanaan norma kesopanan antara lain; (https://bandarlampungkota.go.id/blog/jenis-jaringan-tumbuhan-dan-fungsinya/)
  • Memberikan tempat duduk kepada wanita/wanita hamil/orang yang lebih tua, dalam kereta maupun bus,
  • Orang muda menghormati orang yang lebih tua,
  • Tidak berbusana seronok,
  • Tidak meludah di sembarang tempat,
  • Tidak melangkahi orang yang sedang duduk,
  • Mengetuk pintu saat bertamu,
  • menerima dengan tangan kanan.

d. Norma hukum

Norma hukum adalah aturan tertulis yang bersumber dari peraturan perundang-undangan yang dibuat pemerintah/lembaga negara yang berwenang. Isi dari norma hukum memaksa, dalam arti hukum harus dipatuhi oleh siapa pun. Oleh sebab itu, dalam kehidupan sehari-hari aparat penegak hukum, seperti; polisi, jaksa & hakim dapat memaksa seseorang untuk menaati hukum & memberikan hukuman bagi pelanggar hukum.
Norma hukum biasannya bersumber/dituangkan dalam bentuk peraturan yang tertulis,/disebut juga perundang-undangan.